LABORATORIUM ENTOMOLOGI

Mempunyai tugas melaksanakan penelitian dan pengembangan, menyelenggarakan kegiatan teknis serta penyediaan fasilitas pelayanan penelitian entomologi

  • Laboratorium Kevektoran
  • Laboratorium Pengujian Insektisida

Laboratorium entomologi memiliki kemampuan antara lain :

  • Mampu mengidentifikasi nyamuk dewasa, serta mengidentifikasi telur dan jentik nyamuk,
  • menghitung siklus gonotropik,
  • mendeteksi kejadian transovari pada nyamuk aedes,
  • Identifikasi nyamuk penular malaria (menemukan sporozoit) dan filariasis (larva cacing ditubuh nyamuk),
  • menghitung umur relatif nyamuk,
  • menentukan bionomik/perilaku nyamuk vektor malaria di suatu daerah endemis malaria,
  • mampu mengidentifikasi pinjal pada tikus dan pemeriksaan / identifikasi ektoparasit pada tikus.
  • memiliki kemampuan untuk melakukan uji-uji yaitu susceptibility atau resistensi nyamuk dewasa terhadap insektisida,
  • melakukan bioassay pada nyamuk dewasa (IRS, fogging) dan jentik,
  • mampu melakukan uji presipitin pada nyamuk
  • pembuatan awetan nyamuk (pinning) dan jentik ( mounting),
  • pembuatan replika nyamuk. Instalasi entomologi juga menyediakan material hewan coba (telur,jentik,nyamuk) serta pinning

 

Print Friendly, PDF & Email